#POSTCARD TO JAPAN

Iseng - iseng berhadiah. Lebih tepatnya ini adalah kegiatan  akhir SMA yang sering saya lakukan. Dan saat kuliah ini, beruntungnya saya dipertemukan dengan orang Jepang yang emang baik. Ya, kamu tau juga kan kalau gak semua orang yang kita temui di sosial media , gak semuanya baik, gak semuanya bisa dipercaya. Tapi satu tandA besar buat si doi ini pas saya cantumin LINE ID saya di instagaramnnya dia. Dia ngerasa itu adalah privacy dan gak selayaknya di posting.

Satu tanda besar bagi yang emang gak terlalu kaget juga karena dia juga orang ASIA. Yang budayanya bukan seperti orang barat -- dengan keterbukaannya yang seluas - luasnya.

Surat, postcard beserta brosur yang saya dapat di Tourism Center Surabaya saya kirim sangat terlambat. Disana tertera sekitar 10 desember, namuns sesungguhnya saya mengirim pesan pada akhir desember dan sampai di Jepang sekitar kurang lebih dua mingguan. Dengan hanya memakai perangko sebesar IDR 25K , pesan itu sudah nyampe di Jepang.

Bahagia itu sederhana. Setidaknya mission completed untuk  target mendapatkan sahabat dari luar negeri, sehingga aku memiliki motivasi untuk kesana.  Meski saya pun setiap harinya bisa chat dia di LINE , tapi ini sungguh bermakna. Mengenalkan budaya Indonesia dalam sekotak pos yang dikirim langsung dari Surabaya ke Kobe. Dan semenjak itu pula, saya mulai mengambil kembali buku pelajaran bahasa Jepang SMA saya, membaca dan memepalajari kembali. Dan menambahkan daftar impian yang harus di kerjar yaitu,
"Bertemu Toshikii di Jepang bulan Mei tahun 2015, di dalam restoran sushi di daerah tokyo Jepang. Befoto bersama dia dan saling berkenalan membawa budaya masing- masing"

Sungguh motivasi yang indah .....

No comments:

Post a Comment

Thank you! Feel Free to ask travelonyet!