Hello Stranger! #POSTCARD #JAPAN



Postcard dari Jepang untuk pertama kalinya akhirnya nongol di rumah, sekitar 3 minggu kertas ini melayang - layang melewati berbagai tangan dan negara, sampai akhirnya sampai ke Indonesia.
Entah,
Itulah hal yang selalu saya utarakan ketika pertama kalinya mendapatkan apapun yang bikin saya speechless. Kemarin, saya hanya kirim brosure pariwisata Surabaya, surat, dan satu kartu pos borobudur aja. Tapi Toshiki, mengirimkan lebih dari itu, ada lebih dari lima postcard Kobe university dan brosure pariwisata. Ternyata dia juga mengirimkan surat sebanyak tiga lembar yang menjelaskan tentang kehidupannya di Jepang. Ada satu lagi yang membuat saya jadi terkesima, tentang cerita masjid yang terletak di Kobe. Diantara semua surat itu dia ternyata juga menyelipkan foto.



Saya harus banyak belajar tentang Komunikasi Antar Persona untuk seorang laki – laki Jepang...

Sebagai mahasiswa komunikasi, setiap hal yang dikatakan toshiki, dan setiap hal yang saya lakukan untuk toshiki selalu saya hubungkan dengan mata kuliah Komunikasi Antar Persona yang saat ini sedang saya pelajari. Bahkan, seminggu setelah saya mengirim foto saya bersama postcard dengan senyum gigi saya di foto itu, dan saya kirimkan ke Toshiki. Ternyata, entah itu kebetulan atau tidak, di buku KAP saya bilang kalau “impolite for japanese woman to show her teeth when she smiles, the japanese emoticon for a woman is written (^.^) where the dot signifies a closed mouth”. Dan well, saya membaca itu, sekitar sepuluh menit ketika saya baru saja mengirim foto ke toshiki. Anyway itu jadul kata Toshiki..



Btw, karena lama gak nulis santai di Blog, dan kebanyakan nulis artikel ilmiah + essay , bahasa saya jadi nampak lebih kaku

6 comments:

  1. cool bel, jd banyak info ttg culture dari orangnya langsung, keep posting bel 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulilaaa cintaaa.. ayo kapan ketemuan :#

      Delete
  2. hooh, tulisannya aku baca enggak seperti tulisan sebelumnya, kaku sekali.
    sepertinya dirimu udah bnyak nulis essay dan artikel ilmiah sehingga gaya penulisan bisa berubah.
    aku akui keren sekali tulisanmu tentang pertemanan dari dunia maya beranjak ke saling kirim postcard. smoga bisa menginspirasi banyak orang btw :)
    Kunjungi balik ya,
    btw, ini dari aldi :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iyaaa cuy, kebawa matakuliah di kuliah :(

      Delete
  3. kak, mau nanya, kalau ngirimnya kartu pos + pernak perniknya pakai amplop gitu bayarnya tetep pakai prangko apa diitung paket ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku belum pernah menemukan satu prangko yang langsung RP. 25000 , jadinya kau kirim postcard harus pakai amplop, karena gak cukup di kartu posnya (Prangko rp 3000, jadiya ada 6 biji biar jadi 24k). so far di kantor pos bojonegoro sih tahun 2016 ini aku kalo kirim ke luar negeri selalu bayar 25k. Bayar pakai prangkooo jangan yang kilat karena mahall

      Delete

Thank you! Feel Free to ask travelonyet!