How to Get Free Place to Stay in Tokyo !


Kalau kamu pergi jalan - jalan, dan gak suka banyak keluarin uang saat jalan - jalan. Kamu adalah orang yang tepat untuk baca artikel ini. Well, sebisa mungkin pengeluaran hasil di keciliin. Kamu bisa lakuin itu dari berbagai hal. Kali ini aku ajak kamu untuk dapat penginapan gratis kalau kamu akan berencana pergi jalan - jalan di Tokyo!

Sebelumnya, aku sarankan untuk mencari berapa harga normal hotel di Tokyo. Saat mau pergi ke Tokyo, aku dibuat pusing dengan harga hotel yang rata - rata diatas Rp500.000. Mungkin karena memang tempat konferensi aku saat di Tokyo berada di daerah hotel mahal. Tapi untungnya aku pakai aplikasi booking.com, aku bisa dengan mudah untuk mencari harga dari paling murah. Waktu itu, aku menemukan hotel murah di Tokyo dengan harga  kurang lebih Rp150.000, satu satunya hotel capsul bagus dan murah di sekitaran Tokyo. yes! That was Tokyo Guest House Itabashi-juku
Tokyo Guest House Itabashi-juku
sumber : booking.com

Dua minggu sebelum berangkat ke Tokyo, aku akhirnya gak jadi menginap di Tokyo Guest House Itabashi-juku. Karena aku dapat penginapan gratis!!! Oh ya, buat kamu yang jadi pakai hotel capsul, kamu gak perlu khawatir dengan pembayaran. Karena kamu bisa bayar ditempat dan pemesanan kamu akan aman. Sayangnya kalau misal kamu batalkan pemesanan dekat dengan tanggal pemesananmu, atau semacam last minute,  kamu dikenakan beban biaya. Kamu juga bisa menggunakan ini untuk memenuhi persyaratan permohonan visa ke Jepang.

Jadi ini dia cara aku mendapat penginapan gratis di Tokyo..
Sebelumnya aku mau berterimakasih untuk best patner, Mahmudi dan Puspita yang sudah sama - sama berjuang mencari penginapan ini.

Kami menggunakan website couchsurfing.com untuk mendapatkan penginapan gratis di Tokyo. Sebelumnya, aku, Mahmudi, dan Yasmin sudah pernah mencoba menggunakan Couchsurfing ini di Malaysia bersama manusia dari Afrika.  Couchsurfing adalah wadah bagi traveler untuk saling bertemu dan berbagi. Biasanya disebut meet up untuk acara pertemuan. Mereka yang biasanya bingung mencari travelmate bisa menggunakan website ini untuk menemukan travelmate dan menemani jalan - jalannya. Nah, kamu juga bisa menginap gratis di rumah - rumah yang saling disediakan secara sukarela oleh mereka. Host adalah sebutan untuk orang yang memberikan penginapan gratis, sedangkan surfer adalah traveler yang mencari penginapan gratis.

Awalnya kami mengira mencari host couchsurfing di Jepang sangatlah mudah, ternyata berbulan - bulan kami mencari, dan baru mendapatkan respon yang baik saat sekitar dua minggu sebelum keberangkatan. Beruntungnya kami bertiga mendapatkan satu flat/apartemen ala jepang yang kosong. Jadi sang pemilik flat tinggal di flat lainnya, dan flat itu sengaja untuk dipinjamkan untuk couchsurfing.

Nah, mungkin kamu bertanya, bagaimana mendapatkan host yang dapat dipercaya? Memang sudah banyak kasus penyalahgunaan couchsurfing ini, tapi pihak couchsrufing sudah memastikan segala cara agar kamu dapat mengetahui dengan lengkap siapa host mu.  Fitur yang pertama adalah fitur Reference. Setiap akun pengguna couchsurfing dapat diketahui keaktifannya dan seberapa banyak dia menjadi host dan surfer dari fitur ini. Karena setiap setelah surfer dan host bertemu lalu menginap dirumahnya. Masing - masing dari mereka akan saling memberikan upan balik. Mulai dari kepribadian host dan surfer sampai fasilitas rumah yang dirasakan. Reference ini tidak hanya untuk memberikan pendapat antar host dan surfer, biasanya teman dekat yang memiliki akun couchsurfing atau teman yang bertemu diperjalanan bisa ikut memberikan pendapat dan penilaian.

Tampilan References


Untuk mengetahui fasilitas rumah dari host,  kamu bisa membaca deskripsi di bagian my home dalam profil calon host kamu. Mereka yang memang dapat dipercaya, biasanya memberikan secara detail informasi tempatnya. Informasi yang kamu dapatkan dapat berupa, 

  • Max Number of Guests: 
  • Last-Minute Requests Okay? 
  • Preferred Gender to Host: 
  • Kid Friendly? 
  • Smoking Allowed? 

Lalu, bagaimana cara memperkenalkan diri diawal? Bagaimana cara mencari host? Langkah awal, kamu bisa memberitahukan secara viral, tentang perjalananmu. Tulis lengkap tanggal berapa, dimana, dan dengan tujuan apa. Ini bisa kamu lengkapi di bagian My Travel Plans yang tersedia di beranda awal couchsurfing.  Dengan begitu semua orang yang berada di negara atau tempat tujuan mu akan mendapatkan notifikasi otomatis di halaman beranda mereka juga. 

Tapi, menurutku, itu kurang efektif dan berbahaya. Lebih baik kamu menggunakan fitur pencarian Find host yang letaknya diatas halaman utama. Kamu bisa menulis tempat tujuanmu, dan dengan begitu akan keluar beberapa pilihan. Kamu juga bisa menggunakan fitur filter untuk mendapatkan pencarian yang kamu inginkan. Aku sarankan kamu untuk menggunakan filter untuk hanya mendapatkan host yang sudah memiliki referensi dari surfer lain. 


Fiture filter pencarian di couchsurfing

Setelah itu yang kamu lakukan adalah mengirimkan pesan pribadi ke mereka. Kamu bisa memperkenalkan siapa kamu, tujuan kamu apa ke tempat tersebut, kenapa kamu menggunakan memilih dia, dan beberapa hal awal yang sekiranya penting untuk di perkenalkan. Aku menyarankan untuk mengirimkan pesan ke banyak orang, nanti bisa kamu seleksi sendiri dan menilai dari respon mereka. 


Rumah yang kamu dapatkan tergantung setiap host.  Saat di Tokyoaku dan teman - teman ku beruntung mendapatkan flat berisi tiga kamar, dapur didalam, ruang tengah, kamar mandi. Kalau kamu ingat rumah nobita, ya seperti itulah flat yang kami dapatkan. Aku sarankan untuk memastikan semua fasilitas yang kamu dapat. Karena ketika di Jepang, kami sudah diberitau bila flat tidak ada kasur tidur, kamu pun menyetujui karena kami pikir kami bisa tidur beralas tas. Tapi situasi di Tokyo saat itu adalah musim dingin. Walaupun salju belum turun, akhirnya kami kebingunan untuk mendapatkan kehangatan. Belum lagi di flat tersebut penghangat ruangan hanya berfungsi di satu kamar, dan itupun tidak hangat. Sebelumnya pemilik rumah juga telah memberitau bila pemanas air tidak bisa. Kami pikir pemanas air kompor untuk memasak, kami pun menyetujuinya dan sekali lagi bilang "tidak apa - apa", ternyata itu adalah pemanas air untuk mandi yang tidak befungsi. Jadi kurang lebih satu minggu kami selama di Tokyo tidak mandi secara maksimal, karena air yang terasa sangat beku dan dingin.

So, make sure everything is okay before you say,  'yes! no problem'
Kamu bisa cek, travel video ku di Tokyo

No comments:

Post a Comment

Thank you! Feel Free to ask travelonyet!