Pengalaman Menginap Sendirian di Kuala Lumpur International Airport

Travel Buddies!  Sudah pernah belum kamu menginap di bandara luar negeri dan S E N D I R I A N?
Sudah ataupun belum kamu wajib simak ceritaku satu ini.

Rasanya udah super sering banget ya aku cerita soal Malaysia. Ya emang karena sering transit nya disitu dan tahun 2018 ini aku dapat kesempatan lagi untuk ke Malaysia lagi. Well done, ini adalah pengalamanku mbolang sendirian, karena sebelumnya pasti minimal berdua. Dan ini adalah kunjungan luar negeri super singkat. '


Aku dapat penerbangan sore hari di Hari Sabtu, jadi aku akan sampai di Malaysia malam hari sekitar jam 10 malam. Perjalanan singkat itu akhirnya ditempuh dengan lancar dengan Batik Air yang harganya gak mau aku sebutin karena emang aku belinya H-1 hari jadi pasti mahal. But, ini adalah pengalaman aku dapat pesawat yang ada layar buat nonton dan sudah termasuk makan dengan bagasi. 


Kepergianku ke Malaysia ini super dadakan, emang sebelumnya aku sudah merencanakan untuk datang ke acara pernikahan Kak Ezza di Trengganu, tapi karena mahal ya gak jadi. Alhamdulillah, ada saja pertolongan Allah asal kita mau berdoa dan berbaik sangka. Mrs Annisa dn Mr Aminu tawarin aku untuk anterin barang ke Malaysia dan bantu 50% biaya perjalanan. Akhirnya aku berangkat! 

Jadi, bisa dihitung ya..
Aku berangkat sabtu sore sampe sabtu malam, dan pulang minggu malam.
Terus kamu menginap dimana?
Aku memutuskan untuk menginap di bandara!

Yuhuu! Ini adalah pengalaman pertamaku traveling sendirian dan menginap di Bandara sendirian!

Selepas sampai di bandara, aku sempet bingung antara mau check out keluar imigrasi atau nunggu di dalam. Walau sudah sering ke KLIA tapi tetep aja aku bingung, akhirnya sampai di bandara aku jalan aja ngikutin tulisan pengambilan bagasi. Dan sampai ambil barang di bagasi aku langsung memutuskan membawa barang besar itu dengan trolly dan mencari tempat berteduh. Aku gak ngeh itu KLIA 1 apa KLIA 2 ya, sebab mata sudah ngantuk dan akhirnya setelah ambil barang bagasi, sukses ngelewati imigrasi, aku langusng berteduh di Burger King! Oh wait! setelah aku cek bill dari makanan yang aku pesan, disitu tertera Burger King Arrival Level KLIA. Nah, kayaknya sih KLIA 1 ya..


Waktu itu sekitar pukul dua belas malam, dan you know dua belas malam artinya masih sangat panjang, karena di Malaysia subuh sekitar jam enam.  Akhirnya aku menghabiskan waktuku bersama barang bawaan gede ini duduk mojok di sofa merah nya Burger King, sambil memesan makanan termurah yaitu Milo dan taro pie.

Buger King Arrival Level
Taro RM 3.95
Milo RM 5.95

Makanan dan minuman itu beneran aku minum dan makan sedikit demi sedikit, khawatir kalau aku digusur karena sudah selesai makan. Saat itu masih lumayan ramai, ada beberapa orang yang makan dan petugas Burger King yang kayaknya tau banget aku mau tidur di kursi itu. Akhirnya aku berhasil tidur 15 menit sampai akhirnya aku harus ke kamar mandi. Agak bingung, kan aku sendirian, siapa nih yang jagain barang? Alhamdulillah petugas Burger King mau jagain tas dan barang-barang ini. 


Balik ketempat persinggahan, aku beneran ngantuk pusing dan sumpek, tapi ternyata ada dua orang manusia jepang yang bergabung disebelahku, untuk numpang tidur dan pesen makanan tipis-tipis. Mereka super berisik maka makin pusinglah kepalaku, yang satu video call  dengan pacarnya dan satunya entah sibuk game. Aku jadi gak bisa tidur. Entah kenapa. Jadinya, dua puluh menit itu aku habiskan untuk lihat sekeliling. Sebelah kanan ku ada Luggage storage- tempat titipin barang, Menara Medical Clinic-klinik kesehatan itu. Sempet kepikiran aku bisa tidur nyenyak di dalam klinik itu tapi sami mawon ya kalau bayar. Aku emang sempat browsing untuk bisa menginap di hotel kapsul yang paling murah RM 55 untuk tiga jam. Tapi aku pikir lagi, dari pada buang duit karena saat itu aku bawa RM 250 sekitar Rp551,250.

Akhirnya aku pasrah dan sampai tertidur...

Tiba-tiba disaat aku bahagia tidur nyenyak, petugas Burger King lainnya bangunin aku. Ya allah!! Dia suruh aku pergi karena tempatnya mau di bersihin dan kursinya di balik. Entah kenapa. Padahal mereka juga buka. Akhirnya aku pergi dari situ, begitu juga dengan manusia-manusia Jepang itu. Aku bingung mau kemana, akhirnya aku alibi aja sama diriku sendiri untuk pergi ke kamar mandi, sambil bawa trolly besar masuk ke dalam kamar mandi. Duh aku ngantuk dan bingung mau gimana. Ternyata ada mushola di deket kamar mandi, dan pas aku lihat kedalam, ada lima orang perempuan yang tidur didalam. Subhanallah, aku ya pengen rek!  Tapi gak mungkin juga, kalau aku kedalam, siapa yang menunggu barang-barangku ini. Sedangkan ini amanah dari Mrs. Annisa dan Mr Aminu. 

Aku kembali ke tempat yang tadi disekitar Burger King dan menemukan tempat duduk kosong. Ada laki-laki sepertinya Orang Indonesia juga sedang duduk dan akan menggunakan seluruh kursi untuk tidur. Tapi aku buru- buru duduk situ dan dia cuman bisa tidur setengahnya. Ada sekitar 30 menit aku tidur sambil memeluk barang-barang gede di trolly sampai tangan kaki ku kesemutan dan hawa mulai super dingin. Menggigil kedinginan akhirnya. Aku jadi inget pas di Jepang. Memang my kelemahan adalah gak bisa tahan tempat yang super dingin. Dan kalau begini aku harus makan.

Akhirnya aku putuskan untuk ke kamar mandi lagi sambil bawa barang, dan kembali ketempat semula dan ngelimpruk memeluk barang-barangku. Masih kedinginan, tapi aku harus kuat. Sedangkan makananku sudah habis semua. Kalau mau menghabiskan waktu sambil nonton Drama Korea yang sudah kusiapkan, aku takut batreiku habis. FYI, aku ke Malaysia tu gak bawa power bank, dan charger universal aku ketinggalan dirumah Bojonegoro. Jadi aku super tatak...

Btw, masih inget sama manusia-manusia Jepang tadi? Mereka juga sama kayak aku, pindah-pindah sampai akhirnya mereka memtuskan untuk pakai kursi pijat Rest N Go disebelah tempat dudukku saat ini. Berisik banget deh mereka... Aku sih awalnya mau pakai itu, tapi mikir uang lagi, karena dihitungnya 30 menit RM10. Ya wes aku pasrah. Haha sedih banget kalau traveling sendirian gini...

Suasana gak tau kenapa makin sepi, padahal ini bukan pengalaman pertama aku nginep di bandara KLIA. Sebelumnya sama temenku pas transit ke Filipina. Waktu itu emang aku pilih McD yang didalam, dan gak sampai keluar imigrasi. Masih ramai banget kok, beda banget sama yang ini, makanya aku sebelum berangkat mikirnya bakal kayak dulu gak papa-papa. Eh tapi ini kok sepi.


Akhirnya aku putuskan untuk beli mie di Seven Eleven. Tentu saja pilih yang harga termurah diantara yang lainnya. Aku isi mienya dengan air panas buanyak biar gak kedinginan. Ngelihat di area Burger King ternyata bisa tidur dibagian luarnya. Aku lihat manusia-manusia jepang itu juga tidur disitu, dan ada perempuan lain berjilbab yang sedang asik nonton apa coba? iya drama korea. Haha kupikir ini pasti orang Indonesia.


Aku sih gak nyapa mereka dan langsung duduk aja sambil makan. Mungkin sekitar jam empat pagi aku baru mendapatkan posisi enakku. Aku bisa tidur selonjoran, dan aku gak peduli deh orang-orang liat apa. Aku merasa aman sebelah ku ada perempuan juga, dan sebelahku pas dua Manusia Jepang yang sudah ngorok dari tadi.

....

Alarm ku berbunyi, sudah jam enam pagi dan saatnya sholat subuh. Aku kembali bingung bagaimana agar barangku gak ku tinggal. Alhamdulillah, aku bisa titip ke perempuan berjilbab yang nonton drama korea tadi. Seneng banget juga sudah subuh. Ini artinya aku bisa segera pergi ke TBS untuk kasi barang gede ini ke temennya Mr Aminu.

Lepas sholat subuh akhirnya aku kenalan sama perempuan itu. Ternyata bener Orang Indonesia yang akan exchange kuliahnya ke Univesitas di Penang. 

Maka berakhirlah masa ku untuk menginap di bandara dan saatnya untuk segera pergi dari sini. So, bisa dihitung ya aku berasa gak tidur sama sekali. Mungkin cuman satu jam setengah dan itu gak efektif. Tapi menurut aku gak apalah, pengalaman kaya begini emang harus kamu rasain sekali-sekali. 

Pagi harinya aku seharian full di Kuala Lumpur dan kembali ke bandara sekitar pukul 05.40 PM untuk penerbangan jam 12 malam. Jadi, kembali aku melekan di bandara dan sampai di Jakarta pukul 2.00 AM yang 2 jam berikutnya aku harus siap-siap berangkat kerja. Alhamdulillah


No comments:

Post a Comment

Thank you! Feel Free to ask travelonyet!