Sudahkah Kamu Melakukan Hal Ini Saat Bertemu Teman Baru?

Travelbuddies!
Melakukan banyak perjalanan, tentu akan membuatmu bertemu dengan banyak manusia. Manusia-manusia baru itu kadang susah ya dihitung. Entah yang berinteraksi secara langsung ataupun saling menatap saja, kamu mungkin kesulitan untuk menghitungnya.


Aku termasuk orang yang biasa untuk melakukan perjalanan dengan tujuan tempat tinggal yang belum pernah aku kenal atau tujuan menenui teman yang belum pernah aku temui sebelumnya. Ya, semua itu karena internet. Atau biasanya secara gak sengaja aku berkenalan dengan orang-orang yang nongol aja gitu diantara perjalanan yang aku tempuh. Travelbuddies, juga gitu gak sih? Kalau boleh tau apa sih yang kamu lakukan saat bertemu teman baru? 

Sudahkah Kamu Melakukan Hal Ini Saat Bertemu Teman Baru?
Photo by Travelonyet


Tulisan ini aku dapat idenya saat mengikuti seminar #MulaiKebaikan2019. Menurut aku ada satu hal penting yang bisa kamu lakukan saat bertemu dengan teman baru dan ini akan berdampak untuk masa depan kamu.

Sebelumnya, memang banyak dari kita tentu saja yang gak melewatkan foto bersama sebagai kenang-kenangan, meminta nomornya atau media sosialnya, bertanya tentang asalnya dan kenapa bisa di sini.  Tapi berani gak sih kamu tanya passion dia?


Di usia yang hampir dua puluh lima tahun ini, aku semakin memperbaiki sikapku saat bertemu dengan teman baru. Gak usah jauh dulu deh dengan peristiwa bertemu teman baru saat traveling ke luar negeri. Contohnya aja kita datang ke seminar, kalau aku pribadi lebih seringnya datang ke seminar sendirian. Ini akan menantang aku untuk berkenalan dengan orang baru. Aku bukan tipe manusia yang bisa menjaga hubungan dengan teman baru cukup baik lama. Maksudnya, aku mampu berkenalan duluan, saling tuker media sosial, atau bahkan foto bareng narasumber di seminar itu. Tapi aku saat ini merasakan sesuatu yang percuma karena media sosial yang kita tuker akan jadi  pajangan isi beranda media sosial aja, foto akan jadi kenangan aja, dan gak akan ada artinya untuk jangka panjang. Mungkin suatu saat kamu akan membutuhkan dia, dan kamu beruntung sudah menyimpan media sosialnya. Tapi yakin nih doi mau jawab detail pertanyaan soal passion nya

Menurut aku, kepoin media sosial teman baru untuk tau bagaimana kesehariannya bukan hal yang pas lagi. Meski kini memang sangat mudah mengetahui seseorang melalui media sosial. Tapi aku lebih nyaman untuk ngobrol langsung ditemani roti canai dan teh tarik.

Jadi, waktu yang ada saat kamu bertemu teman baru adalah detik-detik berharga untuk mengetahui passion dia. Dengan mengetahui passionnya, kamu akan bertukar informasi dengan kegiatan yang sedang atau akan kamu kerjakan. Mereka juga akan tertarik denganmu dan bisa saja kedepannya kamu bisa jalankan bisnis bersama mereka. Kalau sama-sama tertarik, ini akan menjadi batu loncatanmu untuk bisa berhubungan terus meski berjauhan.


Era kolaborasi saat ini bakal seru banget kalau kamu bisa berkolaborasi bersama dengan teman-teman baru dengan skills yang berbeda tapi memiliki arah tujuan passion  yang sama. Jadi, masih mau ketemu cuman foto doang? Yuk belajar gali manusia baru dihadapanmu dengan cara yang smart!  Salah satunya jangan lupa bawa kartu nama sehingga kamu bisa saling bertukar kartu nama. Meskipun kamu lagi mbolang gembel ala backpacker kartu nama harus kamu bawa kemana-mana.

Komentar di bawah yuk kalau kamu punya pendapat lain soal hal yang gak boleh kamu lewatkan saat bertemu teman baru.

2 comments:

  1. Saya selalu salut banget sama orang2 yang berani traveling sendirian, apalagi cewek, semacam kereeenn abis.
    Saya penakut soalnya, gak berani kalau gak ada temennya, semacam salting aja sendiri.

    Tapi, saya selalu berusaha membua pertemanan di manapun saya berada, meskipun aslinya saya malu, kadang gak nyaman, kadang salting hahaha
    Maklum, sepertinya saya introvert tapi saya berusaha melampaui batas nyaman saya, untuk hal positif misal making a new friend :)

    ReplyDelete
  2. Dulu aku malu2 kucing kalau bertemu orang baru hehehe... Sekarang sudah mulai pede dan bisa berbaur. Kadang percakapan bisa dimulai dari sesuatu yang ringan. Atau bisa juga tergantung situasi dan kondisi misal sama2 lagi antre bus yang lamaaa atau lain2.

    ReplyDelete

Thank you! Feel Free to ask travelonyet!