Traveler's Perspective : Bagaimana dan Mengapa Aku Tetap Belajar Setelah Lulus Kuliah

Introduction dulu yuk Travelbuddies! 
Dulu sebagai manusia SD aku sangat senang untuk melajutkan SMP dan lepas dari bayang-bayang guru killer yang menjemukan dan ingin segera mengakhiri belajar. Tapi ternyata di SMP, SMA, dan Kuliah tugas semakin banyak, dan harus terus belajar. Aku ingin segera menyelesaikan pendidikanku. Setelah lulus kuliah, dan menghadapi kehidupan yang katanya sesungguhnya, aku pikir aku tudak akan lagi berkutat dengan laptop seperti masa kuliahku, atau membaca setumpuk jurnal dalam dokumen laptop untuk syarat agar skripsiku penuh. Hal-hal yang aku sebutkan tadi, ternyata masih harus aku lakukan sampai aku mati.

Aku harus membaca buku setiap hari, membuka youtube untuk belajar blog dan aktivasi adsense yang sampai tujuh tahun  belum pernah aku dapatkan. Please Google! Why you never confirm my adsense? Kemudian, setiap harinya aku menemukan berbagai macam tantangan yang membuatku gak bisa berjalan ditempat, dan menggantungkan semua hal ke orangtua. Sudut pandangku saat SD aku ingin segera mengakhiri belajar, sekarang aku sangat menikmati belajar hal-hal apapun. Apalagi, kehidupanku sebagai manusia yang suka traveling, dan inilah Traveler's Perspective : Bagaimana dan Mengapa Aku Tetap Belajar Setelah Lulus Kuliah

Traveler's Perspective : Bagaimana Aku Tetap Belajar Setelah Lulus Kuliah?
Setelah lulus Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Airlangga, aku memilih untuk tetap melanjutkan bahan bacaanku sebelumnya. Ditengah-tengah jam kantor, aku selalu menyempatkan membuka situs website dengan tema seputar komunikasi pemasaran online, blogging, youtube, keuangan, dan politik. Akan aku sediakan tiga puluh sampai satu jam waktuku untuk membaca artikel tersebut. Mungkin kamu akan berfikir aku korupsi waktu kerja, tapi kalau tidak begini pekerjaanku juga akan jalan ditempat. Karena lingkungan kerja sebagai pegawai kontrak sangat sulit mendapatkan pelatihan secara langsung dari kantor, aku harus baca-baca tentang komunikasi pemasaran juga, agar media sosial yang aku tangani juga mengalami kenaikan capaian. 

30 menit aku akan membaca satu artikel dan mencatatnya di buku catatan tetapku. Berbentuk binder yang kertasnya bisa diisi ulang, jadi bisa lebih mudah bila ada kertas yang tidak terpakai bisa dibuang. Ada pembatas juga yang memisahkan setiap materi pembelajaran yang aku gunakan. Hal-hal yang aku catat saat ini biasanya seputar communication marketing, kuliah S2, kajian islam. Kenapa aku suka mencatat? Karena aku tipe manusia yang susah untuk paham, baca sebentar aja udah pasti menguap, jadi dengan menulis aku bisa lebih memahaminya dan semoga selalu ingat.

Traveler's Perspective : Bagaimana dan Mengapa Aku Tetap Belajar Setelah Lulus Kuliah


Selain membaca artikel, aku juga selalu mengaktifkan youtube ku sepanjang jam kantor. Ini kalau seharian aku didepan laptop ya. Jadi, sambil bekerja telingaku mendengarkan berita seputar politik dan ekonomi. Hal ini lebih nyaman dan baik ketimbang telingaku mendengar gosip kantor.

Beberapa situs yang biasanya aku kunjungi adalah CNN, Quora, Social Media Examiner, dan Kajian dari ustadz yang aku ikuti. Lainnya aku gunakan random website sesuai kata kunci yang aku cari di google.

Bisa dibilang aku emang yang sangat jarang belajar pakai buku, kebanyakan adalah bersumber di e-book, tapi tetap aku selalu menjadwalkan membeli buku satu bulan sekali. Bila buku itu belum terbaca, aku kemungkinan tidak akan membeli buku lagi karena aku sendiri harus menantang diriku untuk menyelesaikan tulisanku.
 
Diluar jam kantor, aku juga tetap gunakan untuk belajar, seperti yang sempat kamu baca dalam tulisanku tentang Hidup Sebagai Bujangan di Jakarta. Aku gunakan porsi utama sebagai waktu belajar pengetahuan agama, karena bagiku pengetahuan agama berkaitan dengan ibadah yang hubungannya dengan Tuhanku, jadi aku harus paham. Agak sulit memang belajar agama, perlu adanya lingkungan yang sesuai dan gak serong. Porsi kedua aku gunakan untuk belajar tentang pemasaran online, komunikasi pemasaran, dan pemasaran digital sebagai hal yang berkaitan dengan pekerjaanku saat ini. Sisanya aku akan membaca semua hal, soal keuangan, politik, cara mendidik anak, dan berbagai hal yang menurutku harus kamu ketahui kulitnya, dan kalau bisa sih mendalam.

Traveler's Perspective : Bagaimana dan Mengapa Aku Tetap Belajar Setelah Lulus Kuliah


Aku tipe manusia yang kebanyakan males gerak kalau lagi gak mood, walaupun aku suka jalan-jalan dan gampang bosen, tapi aku akan sangat buruk bila lagi gak mood. Jadi emang harusnya aku lebih dari saat ini bisa sering ketemu banyak orang dan belajar. Yah, manusia kan emang punya kelebihan dan kelemahan. Kalau aku seperti ini, aku mencoba untuk membasminya dengan tetap belajar melalui internet kan.

Nah, karena suka jalan-jalan, pasti aku menemukan waktu saat perjalanan dengan durasi sangat lama. Mungkin kamu bisa memulai dengan sangat nyaman membaca buku selama perjalanan, tapi aku sayangnya bukan tipe orang yang bisa berlama-lama belajar dengan membaca buku sambil berada diperjalanan kereta ataupun mobil. Jadi aku lebih mengisi waktu luang perjalananku dengan belajar melalui video drama yang menurut aku gak bikin kepala pusing saat perjalanan.

Traveler's Perspective : Mengapa Aku Tetap Belajar Setelah Lulus Kuliah
Nah, mengapa aku tetap belajar setelah lulus kuliah? Awalnya aku sangat malas belajar loh, aku lebih memilih membaca novel yang menyenangkan. Kemudian perjalananku pertama kali di Malaysia membawaku ke seseorang bernama Mr.Ange yang sudah menamparku secara harus dengan kata-katanya bahwa ilmu pengetahuan itu penting. Saat Mr.Ange berbicara tentang video game, dan geografi aku tidak bisa mengikuti arah pembicaraannya.


Saat pergi ke filipina, aku dibuat kaku oleh pembicaraan mbak hanna yang paham soal beauty pageant dan membuatnya sangat nyambung ngobrol dengan Jomar dan Catlit. Di filipina juga aku selalu kikuk saat dosen dari University the Philippines menjemputku dengan mobil kampus dan mengajak berbincang tentang presiden Joko Widodo. Bahkan, pengetahuan dari negaraku saja aku gak tahu. Sungguh memalukan.


Saat dekat dengan seseorang berwarga negara Afrika, aku dibuat kikuk karena pengetahuanku sangat dangkal tentang negaraku sendiri. Entah keterbatasan vocabulary ku saat itu,atau memang pengetahuanku yang benar-benar dangkal saat itu. Hmm stupid girl!

Baca juga: Itinerary 7 hari di bandung!

Bapak juga selalu bilang kalau ilmu pengetahuan apapun sekedar tahu kulitnya saja tidak apa, bagus lagi jika tau dalamnya, agar memudahkan dapat berkomunikasi dengan orang lain.

Belum lagi dikuliah, aku akui aku sangat benci politik dan hukum. Tapi akhirnya, hal yang dibenci mau tidak mau harus dipelajari. Karena saat menulis ini aku bekerja di lembaga negara yang tidak akan terlepas dengan politik, ekonomi, dan hukum.


Beberapa hal di atas, menyebabkan aku harus selalu belajar. Manusia tidak akan bisa berhenti untuk belajar hingga dia mati. Termasuk kamu dan aku, seseorang yang selalu menyebut sebagai traveller super duper sejati. Sebagai manusia yang melakukan perjalanan, kamu akan bertemu dengan berbagai manusia, berbagai latar belakang, mau gak mau kamu harus bisa berkomunikasi dan ilmu pengetahuan yang kamu miliki, yang akhirnya bisa bikin suasana kaku bertemu orang asing akan lebih cair hanya karena kamu paham dengan apa yang sedang dibicarakan. Tentu saja kamu tidak ingin diremehkan kan? Nah itu tuh, sebabnya, menurutku aku smart girl better than beautiful girl. 


Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” 
(HR. Muslim, no. 2699)

Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/12363-menuntut-ilmu-jalan-paling-cepat-menuju-surga.html


12 comments:

  1. Love banget. Smart girl better than beautyfull girl.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Travelbuddies!
      Thank you for visiting this blog.

      Let's spread this good vibes!!!

      Cheers
      Nabilah

      Delete
  2. Yap aku setuju sekali dengan kata kata smart girl better than beuatiful girl. Hidup kita memang untuk belajar, biar diri kita ini berkembang. Gak gitu gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Travelbuddies!
      Thank you for visiting this blog.

      Toshhh dari jauh yeay!!
      Karena dengan smart, kita tahu bagaimana memposisikan diri sebagai perempuan.

      Cheers
      Nabilah

      Delete
  3. Adsense ku juga nggak diaccept sama google. Huhuhuhu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Travelbuddies!
      Thank you for visiting this blog.

      Tetap semangat memeprbaiki blog! Semoga publikasi selanjutnya sudah accept sama google ya

      Cheers
      Nabilah

      Delete
  4. Wah 7 tahun! Aku juga pernah entah berapa kali ditolak googla adsense. Sampai sempat enggak ngurusin lagi. Kemudian pada tahun keenam ngeblog, aku iseng daftar lagi setelah menambahkan laman privacy policy. Besoknya dapat email dari google adsense dan blogku mulai beriklan pada 2 Januari lalu.

    Ketidakmampuan menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan kita memang bisa bikin tengsin ya mbak. Aku pernah pula. Punya banyak pengetahuan juga bisa bikin pembicaraan bersama teman-teman pintar kita menjadi asik. Ternyata segitu pentingnya berwawasan luas ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Travelbuddies!
      Thank you for visiting this blog.

      Wah bisa dioba tuh kali aja saya bia Accept Google adsense.
      Iyap dan dengan traveling kita akan semakin meluaskan pengetahuan :)

      Cheers
      Nabilah

      Delete
  5. Yes. Hidup adalah pengalaman dan pembelajaran, dan belajar terus untuk kehidupan yang lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Travelbuddies!
      Thank you for visiting this blog.

      Semoga tulisan ini bermanfaat ya kak novi

      Cheers
      Nabilah

      Delete
  6. Hai mbak, salam kenal. aku suka tulisannya, ngalir. Btw, aku juga lulusan Ilmu Komunikasi hehe, walau beda universitas. Aku setuju banget dengan apa yang mbak tulis. Hidup memang harus terus belajar dimanapun dan kapanpun. Aku juga nargetin beli satu buku setiap bulan. makasih sharingnya mbak. salam, muthihauradotocom

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Travelbuddies!
      Thank you for visiting this blog.

      Waw sesama manusia komunikasi dong!!! Salam kenal juga, keep on sharing kakak

      Cheers
      Nabilah

      Delete

Thank you! Feel Free to ask travelonyet!