Di Balik Layar #BayarPakaiDoa Travelonyet

Travelbuddies!


Sebelum baca tulisan ini, baiknya kamu baca apa itu proyek #BayarPakaiDoa Travelonyet. Proyek ini merupakan proyek misi yang sangat penting untuk portofolio Travelonyet kedepannya. Nah, ditulisan ini, Travelonyet akan ceritakan apa saja yang terjadi saat proses pengambilan foto produk di India.

1. Batrei Habis
Klasik memang untuk cerita di balik layar #BayarPakaiDoa Travelonyet, tapi sebelumnya Travelonyet sudah memastikan bahwa batrei kamera sudah penuh. Sayangnya saat sudah sampai di Taj Mahal, bateri kamera habis. Kamera DSRL D3300 sebenarnya bukan jadi andalan utama, karena kamera ponsel Samsung A6+ ternyata malah membantu banyak dan dibawa juga gak ribet. Tapi sayangnya ponsel juga cepat habis. Jadinya, pengambilan foto harus saling berbagi batrei.

Baca juga: Tarif Kirim Kartu Pos Ke Luar Negeri 

2. Barang Disita
Destinasi pertama bisa dibilang jadi titik tumpu pertama untuk #BayarPakaiDoa Travelonyet, karena semua orang pasti tahu bila India terkenal dengan Taj Mahal. Sedangkan ternyata Taj Mahal tidak memperbolehkan pengunjung untuk membawa buku, boneka, produk-produk lain. Bahkan kertas untuk FS pun gak bisa. Jadi akhirnya, foto produk hanya jilbab saja karena memang nempel sebagai outfit Travelonyet.

3. Pusing Bawa Barang
Jujur aja, proyek #BayarPakaiDoa Travelonyet gak segampang yang dikira. Ada lima produk yang harus di foto, dan harus masuk kedalam tas kecil hitam yang Travelonyet bawa. Kemana-mana harus pastikan barang itu kembali ke dalam tas, dan barang penting lainnya seperti paspor tidak tertinggal. Awalnya sangat kesusahan untuk membagi produk mana yang di foto terlebih dahulu. Namun akhirnya, Travelonyet memutuskan untuk membagi produk disetiap destinasi. FYI, salah satu produk hilang di city palace Udaipur. Travelonyet memutuskan untuk tidak mencarinya, karena untuk mengelilingi city palace memerlukan waktu satu jam dan itu semua harus mengikuti rute yang ditentukan.

Baca juga: My Best Friend From French!

Di Balik Layar #BayarPakaiDoa Travelonyet
Proses foto produk


4. Tantangan Hasilkan Foto Bagus
Travelonyet gak mau asal foto, meski proyek ini tidak berbayar, Travelonyet harus menghasilkan foto yang bagus. Banyak banget kegalauan yang datang, bingung mau foto bagaimana, tapi Travelonyet yakin niat baik akan selalu dimudahkan. Untuk proyek #BayarPakaiDoa Travelonyet, Travelonyet sangat berterimakasih untuk Mas Akbar, Achmad, Mudassir, Rangga, Kak Dewi yang mau saling membantu jadi model dan untuk dapatkan hasil foto yang keren.

5. Berkompromi Dengan Waktu
Travelonyet paling sebel ya kalau traveling habis waktu karena foto-foto. Dan saat melakukan proyek #BayarPakaiDoa Travelonyet ini, Travelonyet ada diposisi saat Travelonyet harus mengambil waktu teman-teman Travelbuddies untuk berhenti sejenak menunggu Travelonyet mengambil foto. Terimakasih untuk kesabaran Kak Lita, Mbak Tine&Tina, Kak Dewi, Kak Pebri.

Baca juga: Pesan Bus Antar Provinsi Pakai Traveloka

Pengen barang Travelbuddies ikutan proyek ini lagi untuk Da Nang Vietnam? Yuk komentar di bawah dan daftarkan produkmu segera. Oh iya, silakan sampaikan kritik dan saran untuk proyek ini dan Travelonyet ya!

3 comments:

  1. Aduh... foto-foto buat ngisi travel blog aja kadang-kadang rasanya mengganggu perjalanan. (Secara saya tipe orang yang kalau jalan bener-bener menikmati jalan kakinya.) Apalagi kalau harus foto produk di tempat tujuan. Pasti repot banget, ya. Semoga sukses dan kedepannya jadi endorser beken ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Travelbuddies,
      betul banget nih! Tapi demi niat baik yang pasti akan selalu dimudahkan ya.

      Cheers
      Nabilah

      Delete

Thank you! Feel Free to ask travelonyet!