Wahai Para Freelancer Waspadai Mata Kering, Ini Solusinya!

Travelbuddies! Traveller perspective kembali lagi mengulas tentang realita kehidupan yang onyet hadapi sebagai manusia yang suka mbolang dan nulis. Seperti yang kamu ketahui, aku tipe manusia yang super mager banget sebenarnya. Kalau pergi kemana pokoknya harus ada purpose mau ngapain disana, dan kelar mbolang aku wajib nulis. Pokoknya nulis sama traveling itu menjadi penyeimbang lah ya biar gak bosen. Tapi untuk satu Bulan Juli ini, Aku emang gak kemana-mana. Kerjaan Freelance yang pegang tiga sosmed dari client bikin aku gak pernah bisa tenang untuk mbolang. Jadi bisa ditebak kalau dari mulai jam delapan pagi sampai bisa jadi jam dua belas malam, aku akan di depan laptop ngerjain copy writing buat medsos, desain buat konten, nulis buat blog Travelonyet, dan belum lagi kalau ada revisi dari Ibu Bapak Bos. Ampun! Mataku kerasa sepet, mata pegel, mata perih, mata lelah. Aku cuman bisa nerusin kerjaan tanpa memerhatikan tanda-tanda itu. Itu? 
 
Baru-baru ini aku baru tau banget, kalau keadaan mata sepet, mata pegel, mata perih, dan mata lelah adalah gejala dari mata kering. Aku gak sengaja banget baca artikel di detik health yang bilang kalau gejala itu beneran gejala mata kering yang bahkan di artikel itu nyebut biasanya sindrom itu muncul di usia 30th. Waduh! Aku kan masih 17 tahun! Selain usia, penyebab lainnya juga karena penggunaan gadget, membaca buku yang terlalu lama, menyetir mobil dalam jangka waktu lama, berada diruang AC dalam jangka waktu lama bisa menimbulka gejala yang bisa bikin mata kita jadi kering. 

 Mata Kering Insto Dry Eyes
Penyebab Mata Kering
Aku kutip dari detik health, mata kering ini adalah kondisi ketika mata tidak dapat melakukan lubrikasi secara efektif. Nah, kalau diterusin bisa menyebabkan kebutaan karena dengan gejala mata sepet, mata pegel, mata perih, dan mata lelah menyebabkan kekeringan yang bisa membuat luka pada bola mata. Bahkan disebut ya, minimal mata normal berkedip 22 kali dalam semenit, nah kalau aku yang hampir dua empat jam gini didepan laptop untuk nulis dan ngurus kerjaan, mata kemungkinan cuman berkedip tujuh kali aja dalam semenit. WADAW!

Gak mau dong mata kering dan gejala mata sepet, mata pegel, mata perih, mata lelah kedepannya bikin aku gak bisa mbolang lagi, untungnya ada solusi buat mengatasi mata kering ini. Detikhealth menyarankan untuk menggunakan gel dan cairan yang diteteskan di mata untuk menggantikan air mata, dan gak lupa untuk berkedip agar pengobatan bisa lebih efektif.

Hari itu juga aku pergi ke apotek di daerah tempat tinggal aku. Aku beli tetes mata Insto yang emang sudah sejak dahulu kala menemani keluarga untuk masalah mata gini. Produk insto yang aku tahu ada yang baru nih yang khusus untuk mata kering. Sayangnya dari tiga apotek di Bojonegoro semuanya habis! Untunglah apotek keempat masih tersedia Insto Dry Eyes yang ku harap bisa mengobati mata keringku ini.

 Mata Kering Insto Dry Eyes
Atasi Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

Aku teteskan 1-2 tetes Insto Dry Eyes ke mata kanan dan kiri, setelah itu memejamkan mata sejenak dan membukanya. Rasa adem menjalar ke mata dan terasa lebih fresh! Pengen banget sebenarnya setiap satu jam pakai Insto Dry Eyes ini! HAHAHA eh tapi ternyata di dalam informasi penggunaan produk, penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan selaput mata. Iya sih kan kalau apapun berlebihan jga gak baik. Jadi baiknya digunakan tiga kali dalam sehari atau sesuai anjuran dokter. Akhirnya aku lumayan tenang, karena mata kering, gejala mata sepet, mata pegel, mata perih, dan mata lelah bisa teratas dengan Insto Dry Eyes

Mata Kering Insto Dry Eyes
Selalu sedia Insto Dry Eyes untuk atasi Mata Kering


No comments:

Post a Comment

Thank you! Feel Free to ask travelonyet!